907 Paket Proyek belum Bisa Dilunasi


BANDA ACEH - Hingga 15 November 2016 kemarin, pemerintah pusat belum menyalurkan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh tahap III sebesar Rp 2 triliun lagi dari pagunya Rp 7,7 triliun. Akibat keterlambatan penyaluran dana tersebut, ribuan paket proyek otsus kabupaten/kota maupun provinsi yang telah selesai dikerjakan rekanannya, belum bisa dibayar hingga medio bulan ini.

Berdasarkan data yang diperoleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Tim Pengendalian dan Percepatan Kegiatan (P2K) Setda Aceh, total paket proyek otsus kabupaten/kota 2016 ini ada sekitar 1.857 paket, dengan nilai total Rp 2 triliun lebih. Dari jumlah itu, sekitar 907 paket sudah selesai dikerjakan rekanan. “Mereka saat ini sedang menunggu pembayaran dari SKPK kabupaten/kota,” ujar Ketua DPRA, Muharuddin kepada Serambi di Banda Aceh, Selasa (15/11).

Selain di kabupaten/kota, ungkap Muharuddin, di provinsi juga ada paket proyek otsus. Saat ini, ada sekitar 357 paket proyek dari 1.159 paket yang dilaksanakan dinas dan badan di provinsi sudah selesai dikerjakan. Dari jumlah 357 paket proyek yang telah selesai dikerjakan itu, sekitar 60 persen dibiayai dari sumber dana otsus.

Ini artinya, ditambah paket otsus dari kabupaten/kota, sudah ribuan paket proyek yang bersumber dari pembiayaan dana otsus yang telah selesai dikerjakan kontraktornya, tapi belum bisa dilunasi pemerintah kabupaten/kota dan provinsi dengan alasan pusat belum mengirim Dana Otsus Aceh tahap III sampai minggu kedua bulan ini. Biasanya, kata Muharuddin, paling lambat bulan Oktober dana tersebut sudah dikirim seluruhnya. Tapi tahun ini terlambat.

Ia sarankan, Plt Gubernur Aceh bersama Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), perlu menelusuri kembali kenapa pengiriman dana tahap III itu terlambat, sementara menurut penjelasan Kepala Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh, Muhammad dan Kepala Dinas Keuangan Aceh, Jamaluddin SE, persyaratan untuk pencairan dana otsus tahap III itu telah disampaikan bulan lalu ke Mendagri.

Kepala Dinas Keuangan Aceh, Jamaluddin SE yang dikonfirmasi Serambi mengenai hal itu, Selasa (15/11) mengatakan, benar bahwa hingga Selasa (15/11) Kementerian Keuangan belum menyalurkan Dana Otsus Aceh tahap III tahun 2016 senilai Rp 2 triliun lagi. “Proses pengusulannya sudah kita lakukan bulan lalu. Tapi, kenapa sampai Selasa minggu kedua bulan ini belum juga ditransfer ke rekening Pemerintah Aceh, kami juga belum tahu faktor penyebabnya,” kata Jamaluddin.

Ia tambahkan, pada hari Kamis besok pihaknya akan ke Jakarta lagi untuk menanyakan kembali kepada pihak Kemendagri dan Kemenkeu kenapa Dana Otsus Aceh tahap III tahun 2016 senilai Rp 2 triliun belum juga dikirim Menkeu ke rekening Pemerintah Aceh? Padahal, pihak kabupaten/kota yang telah menyelesaikan pelaksanaan paket proyek Dana Otsus 2016-nya, mempertanyakan kapan dana tahap III bisa ditransfer untuk melunasi pembayaran paket proyek otsus yang telah selesai dikerjakan 100 persen oleh kontraktornya.

Menurut penjelasan para kepala dinas keuangan kabupaten/kota kepada Jamaluddin, pada minggu kedua November ini sudah banyak kontraktor yang mengajukan amprahan dana proyek otsus yang telah dikerjakannya 100 persen, baik proyek fisik maupun nonfisik. Sementara, dana transfer otsus tahap III dari pemerintah provinsi yang akan digunakan untuk pembayaran proyek otsus yang telah selesai 100 persen itu belum dikirim. Pemerintah provinsi, kata Jamaluddin, belum mengirim dana otsus tahap III jatah kabupaten/kota sampai minggu kedua November 2016 ini, karena dana tahap III otsus provinsi sebesar Rp 2 triliun lagi juga belum ditransfer pusat sampai Selasa (15/11) kemarin.

Masalah ini, kata Jamalauddin, sudah dia sampaikan kepada Plt Gubernur Aceh, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, dalam rapat penyiapan dokumen KUA dan PPAS 2017 di Pendapa Gubernur Aceh, kemarin. “Setelah mendengar laporan saya bahwa Dana Otsus Aceh tahap III belum ditransfer pusat ke rekening Pemerintah Aceh, Plt Gubernur langsung mengontak Mendagri, Tjahyo Kumolo. Mendagri menyatakan, segera akan menelusurinya dan siap membantu mempercepat pengiriman dana otsus tahap III tersebut,” kata Jamaluddin. (her)

Sumber: http://aceh.tribunnews.com/2016/11/16/907-paket-proyek-belum-bisa-dilunasi

#pembangunan #investasi #proyek #kontraktor #infrastruktur #konstruksi